ah .. sepi nya
terpaku suasana dingin dan tak bersahabat
semua perasaan bercampur menjadi satu
berkumpul di pusat otak
hampir merusak alam sadar ku dan
akan membawa ku ke alam bawah sadar
sebuah lamunan memanggil ku
ini kah rasanya rindu ?
ini kah rasanya cemas ?
matahari diam tak menjawab
bulan hanya tersenyum tapi tak menjawab
bintang hanya memancarkan sinar ke hampaan
pertanyaan ku tak terjawabkan
dia tak mengerti apa yang ku rasa
mereka tak tau apa yang ku rasa
aku pun tak mengerti dan tak tau
harus apa dengan perasaan seperti ini
sungguh tak bersahabat
enyah saja dari diri ku
tapi tak bisa
rindu ini telah membakar habis diri ku
cemas pun merajai hati ini
aku tak ingin menjadi abu dalam rindu
aku tak ingin menjadi kerajaan dalam cemas
aku ingin mereka lenyap
dan tak kan pernah kembali
ingin selalu bersama
agar sang rindu dan sang cemas
tak menghinggapi diri ini lagi
tp itu hny angan purnama saja
tak mungkin bisa
senyum ini palsu
tawa ini palsu
hanya sebagai topeng
agar mereka selalu menganggap ku
dalam kondisi baik dan bahagia
tapi diri ini telah rapuh
telah di gerogoti oleh
rayap-rayap rindu dan cemas
tak ada yang bisa meyakinkan ku
matahari, bulan, bintang
selalu menemani hari-hari ku
tapi itu tak cukup
ada yang lebih berarti dari mereka
ada yang hilang dari hari-hari ku
sepertinya aku tau siapa
tapi apa mereka tau siapa ?
hanya aku dan, sang kekasih makhluk hidup dan jagat raya lah yang tau
tersadar
dan aku mulai melihat sekeliling
aku harus mengistirahatkan diri ini
mungkin aku terlalu larut dalam suasana
yang tak bersahabat dalam 4 hari ini
dan suasana tidak mengindahkan hari ini
aku harus tidur dan bermimpi
agar aku tenang
dan memastikan bahwa Dia selalu ada untuk ku
rindu dan cemas lenyap lah
rindu dan cemas pergilah
Monday, June 15, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment